Evaluasi kinerja investasi saham di bursa efek indonesia menggunakan metode capital asset pricing model

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja saham sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia menggunakan Capital Asset Pricing Model (CAPM). Penelitian menggunakan desain kuantitatif komparatif dengan teknik purposive sampling. Sampel terdiri atas saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), yang dipilih berdasarkan ketersediaan data harga penutupan bulanan secara lengkap selama periode penelitian. IHSG digunakan sebagai representasi return pasar. Data berupa harga penutupan bulanan periode Desember 2024–Desember 2025 diperoleh dari WalletInvestor. Analisis dilakukan dengan menghitung return aktual, beta, expected return berdasarkan CAPM, dan selisih antara return aktual dan expected return. Hasil penelitian menunjukkan bahwa return IHSG sebesar 22,13%, sedangkan return BBRI, BMRI, dan BBNI masing-masing sebesar -1,52%, -1,52%, dan 9,46%. Beta masing-masing saham sebesar 1,56, 1,30, dan 0,98, sementara expected return CAPM sebesar 31,57%, 27,19%, dan 21,79%. Seluruh saham menghasilkan return aktual di bawah expected return CAPM, dengan BBNI menunjukkan kinerja relatif terbaik. Temuan ini menunjukkan bahwa risiko sistematis yang lebih tinggi tidak selalu menghasilkan return aktual yang lebih tinggi dan bahwa CAPM memiliki keterbatasan dalam menjelaskan return aktual pada periode pengamatan.

How to Cite
Riupassa, E., Ennis Sarenah Kriekhoff, & Albertus Lalaun. (2026). Evaluasi kinerja investasi saham di bursa efek indonesia menggunakan metode capital asset pricing model. Lentera Negeri, 7(1), 1848–1860. https://doi.org/10.29210/993480